IHSG Tutup Tahun di 1.355

Selasa, 30/12/2008 16:17 WIB
IHSG Tutup Tahun di 1.355
Irna Gustia – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup transaksi akhir tahun 2008 di zona positif. Meski perdagangan saham sepi, minat beli investor tetap hidup dengan memburu saham-saham telekomunikasi dan perbankan.

IHSG mencatat tahun ini sebagai tahun prestasi sekaligus tahun keterpurukan. IHSG sempat mencatat rekor tertinggi pada 9 Januari 2008 di level 2.830,263. Meroketnya harga saham tambang yang mengikuti kenaikan harga minyak dunia membuat IHSG semarak.

Namun memasuki triwulan IV-2008 yakni di awal Oktober, IHSG mengalami musim gugur yang terburuk karena krisis yang melanda pasar finansial global dan kasus gagal bayar saham grup Bakrie. IHSG pun berada di posisi terendahnya di level 1.111,390 pada 28 Oktober 2008.

Dan di penghujung tahun ini, pada penutupan perdagangan saham Selasa (30/12/2008) IHSG naik 14,516 poin (1,08%) menjadi 1.355,408. Pada sesi I IHSG sempat naik 18,370 poin (1,37%) menjadi 1.359,262.

Indeks LQ-45 naik 3,790 poin (1,42%) menjadi 270,232 dan Jakarta Islamic Index 9JII) naik 1,226 poin (0,57%) menjadi 216,189.

Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 28.480 kali, dengan volume 3,504 miliar unit saham, senilai Rp 1,674 triliun. Sebanyak 75 saham naik, 67 saham turun dan saham 71 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya antara lain, Indosat (ISAT) naik Rp 150 menjadi Rp 5.750, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 175 menjadi Rp 4.575, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 175 menjadi Rp 4.575, Telkom (TLKM) naik Rp 100 menjadi Rp 6.900, dan Bank Danamon (BDMN) naik Rp 25 menjadi Rp 3.100.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 20 menjadi Rp 910, Timah (TINS) turun Rp 10 menjadi Rp 1.080 dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 225 menjadi Rp 4.250.

Sementara bursa saham Asiadi hari terakhir transaksi tahun 2008 bervariasi seperti Hang Seng turun 0,65%, KOSPI naik 0,62%, Nikkei naik 1,28%, Shanghai turun 0,95%, STI Singapura turun 0,43% dan Taiwan naik 3,91%.

Sepanjang tahun 2008 IHSG mencatat penurunan terburuk keempat di kawasan Asia Pasifik setelah Shenzen, Shanghai, dan Mumbai. IHSG pada 26 Desember 2008 tercatat sebesar 1.340,89 atau turun 51,17% dibandingkan 28 Desember 2007 yang sebesar 2.745,83.

Pelaku pasar berharap tahun 2009 mulai ada pemulihan meskipun masih dihantui pelemahan ekonomi global. Pelaku pasar melihat tahun 2009 masih banyak ketidakpastian di pasar global namun bukan berarti investasi pasar saham dijauhi.

Pasar saham akan kembali dibuka pada 5 Januari 2009 yang akan dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: